metavisi.com – Pemerintah Kota Makassar bertekat menjadikan Kota Makassar sebagai Kota yang inklusif, yaitu kota yang masyarakatnya terlibat dan mendapat manfaat dari pembangunan.
Manfaat dari pembangunan yang dimaksud antara lain pelayanan publik, kesehatan, peningkatan sumber daya manusia, pemberian hak-hak warga sesuai dengan peruntukannya, serta manfaat lainnya.
Mewujudkan hal tersebut Pemerintah Kecamatan Biringkanaya intens melaksanakan pemantauan serta evaluasi terkait implementasi visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar di Wilayah.
Memberikan hak-hak warga sesuai peruntukannya,
Camat Biringkanaya Juliaman, S.Sos. memimpin Penertiban bangunan liar dan pedagang kaki lima yang menempati bahu jalan dan jalur Drainase di sepanjang GOR Sudiang Jl. Pajjaiang Kelurahan Sudiang Raya.

Diketahui keberadaan bangunan liar oleh pedagang kaki lima mengganggu aktifitas dan membahayakan para pengendara dan pengguna jalan karena menempati bahu jalan.
Tegas dan Humanis,
Camat Biringkanaya Juliaman, S.Sos. Didampingi Lurah Sudiang Raya Hari Setyadi, S.STP. menertibkan banguna liar dan Pedagang kaki lima di sepanjang GOR Jl. Pajjaiang, sehingga pasca penertiban tersebut Para pengendara dan pengguna jalan dapat beraktifitas dengan lancar dan aman.


Kepada metavisi.com salahseorang warga (ansyar) menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Biringkanaya dan Kelurahan Sudiang Raya. Dengan dilakukannya penertiban bangunan liar yang menempati bahu jalan menjadikan para pengendara merasa aman dan tidak lagi menjadi biang kemacetan seperti sebelum-sebelumnya.
“iye’, sekarang sudah lancar. Kami tidak lagi was-was dengan seringnya pembeli berdiri antri di sepanjang jalan untuk bertransaksi berbelanja yang rawan tertabrak.
Sekarang sudah lancar, terima kasih Pemerintah setempat yang telah melakukan penertiban, terima kasih Pak Camat”. jelas ansyar

Dengan telah ditertibkannya bangunan liar dan pedagang disepanjang GOR Sudiang Jl. Pajjaiang diharapkan dapat berlanjut sehingga tak ada lagi potensi merugikan baik pengendara maupun warga lainnya. (hms)
